mungkin aku terlalu bodoh untuk mengerti
mungkin aku tak sengaja jg menyakiti
andai aku tau isi hatimu
andai kesempatan itu datang lagi padaku
sekarang mustahil bagiku
bahkan menyentuh bayangmu, aku tak mampu
sekarang aku terpuruk dalam jurang sesalku
dan cinta ni jadi sesak dalam dadaku
aku tau cinta ini sudah tak laku
tapi biarkan cinta ini aku miliki
biarkan cinta ni menjadi bebanku
aku tak peduli
meski menghambat jalanku
aku tau mencintaimu adalah tak pasti

Sumber : http://www.puisiku.net/tema-cinta/cinta-yang-tak-pasti.htm

Iklan

Aku mencintaimu melebihi apa pun

Aku menyayangimu sampai kapan pun

Sakitmu adalah Sakitku

Deritamu adalah Deritaku

Kau bahagia aku turut gembira

Kau bersedih aku turut sedih

Aku takkan pernah jatuh cinta lagi

kecuali hanya dgn mu seorang….

Penulis : RANTI YULIANTI

Sumber : http://rantiyulianti.tripod.com/id1.html

Oh Ibu….Engkau adalah bagian dari hidupku..

Sehingga aku terlahir di dunia ini

Dan merasakan kasih sayangmu

Oh Ibu..Betapa besarnya pengorbanan mu..

IBU…Ketika engkau melahirkan ku menahan rasa sakit yg engkau rasakan

Hanya demi anakmu..

Oh Ibu…Kasih sayangmu

Bagaikan menyinari bumi

Tanpamu aku tidak akan hidup di dunia ini

Dan merasakan Kasih Sayangmu…

Dari aku kecil sampai aku besar

Kasih sayangmu tidak akan pernah luput

Pengorbanan dan Kasih sayangmu

Kau berikan dengan setulus hati..

Sumber : http://rantiyulianti.tripod.com/id1.html

hitam putih
siang malam
susah senang
sekarang nanti
hari ini besok lusa

akan kutempuh bahagia
sehingga lupa pernah rasai luka

Sumber : http://teater-ah.blogspot.com/2009/05/semoga-lekas-sembuh.html

Hati yang pernah singgah
Rasa cinta yang dulu pernah ada
Mungkin takkan bisa hilang
Hingga terkubur jauh direlung jiwa

Rasa sakit inipun takkan pernah mati
Karna kalian tega mengkhianati
Kasih yang slama ini aku beri
Bahkan oleh kakakku sendiri

Mulai kini putus sudah ikatan kita
Takkan lagi ada rangkaian cerita
Terbersik diri ini ’tuk melihat wajahmu kini tak pernah ada
Karna kalian tlah tega
Menusukku dari belakang hingga tembus tepat didada

Tuhan! Semoga apa yang kurasa mereka juga merasakannya
Lebih dari sakit yang kurasa
Karena mereka tega menyakiti hatiku seperti ini
Luka yang mereka ukir
Tlah menggores luka dihidupku slama ini

Sumber : http://www.puisiku.net/tema-kesedihan/patah-hati-tema-kesedihan/rasa-ini-takkan-pernah-mati.htm

Terdiam…..terpekur…..terpuruk aku disini
Tanpa pernah tersadar
Bahwa mencintaimu adalah sesuatu yang tak
mungkin Dan aku tetap menunggu
Menghitung detik yang tersisa
Diatas kepingan kehancuran hatiku
Sampai waktu yang akan mengurai jiwa.

Walaupun mencintaimu terasa melelahkan
Namun melupakanmu terasa lebih menyakitkan…

Penulis : http://dewiimut.blogspot.com/2006/08/puisi-curahan-hati_27.html

Menjalani hidup ternyata tak semudah yang kupikirkan saat kecil dulu
Ceria yang selalu dari sesosok aku 10 tahun lalu pudar sudah
Dan menghilang entah kemana
Berubah menjadi galau, pesimis dan kusut…

Dulu, tangisku adalah juga bahagiaku
24 jam kulalui tanpa duka, dan terasa lama
Kini waktu seperti hembusan angin
Berlalu, dan yang kurasa hanya lelah
Tidurku tak lagi nyenyak
Mimpi-mimpi penuh dengan aneka kontaminasi

Saat aku meulai mencoba merengek pada ibuku yang semakin tua
Beliau hanya tersenyum seraya berkata, “Itulah Dewasa”

Ah, aku rindu pada saat dimana ku tak peduli pada berapa banyak uang di sakuku
Aku rindu pada saat dimana ku berkhayal tanpa harus menatap jam dinding
Aku rindu pada saat dimana aku tak takut untuk berbagi cinta dengan tulus
Akupun rindu pada saat dimana aku hanya dapat berhitung sampai sepuluh

Kini cita-citaku tak lagi banyak dan tinggi
Tidurku hanya untuk melepas lelah
Senyumku hanya untuk melepas penat
Hari-hari menjadi semakin padat oleh aneka pikiran yang kian sempit
Aku yang sekarang menyesal dengan keadaan
Aku merasa menjadi seorang penyemburu, melancholish, egois, pamrih…

Dulu aku menangis saat ayah memarahiku, kini aku menangis oleh amarahku sendiri
Dan aku mulai berpikir, menjadi dewasa itu menyakitkan…

Sumber : http://www.toppuisi.com/toppuisi/menjadi-dewasa-itu-menyakitkan/