puisi Renungan


Apabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia,
Walau jalannya sukar dan curam.
Dan pabila sayapnva memelukmu menyerahlah kepadanya.
Walau pedang tersembunyi di antara ujung-ujung sayapnya bisa melukaimu.
Dan kalau dia bicara padamu percayalah padanya.
Walau suaranya bisa membuyarkan mimpi-mimpimu bagai angin utara mengobrak-abrik taman.
Karena sebagaimana cinta memahkotai engkau, demikian pula dia
kan menyalibmu.

Sebagaimana dia ada untuk pertumbuhanmu, demikian pula dia ada untuk pemanakasanmu.

Sebagaimana dia mendaki kepuncakmu dan membelai mesra ranting-rantingmu nan paling lembut yang bergetar dalam cahaya matahari.
Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu dan mengguncang-guncangnya di dalam cengkeraman mereka kepada kami.
Laksana ikatan-ikatan dia menghimpun engkau pada dirinya sendiri.

Dia menebah engkau hingga engkau telanjang.
Dia mengetam engkau demi membebaskan engkau dari kulit arimu.
Dia menggosok-gosokkan engkau sampai putih bersih.
Dia merembas engkau hingga kau menjadi liar;
Dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya.

Sehingga engkau bisa menjadi roti suci untuk pesta kudus Tuhan.

Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta, supaya bisa kaupahami rahasia hatimu, dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan.

Namun pabila dalam ketakutanmu kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta.Maka lebih baiklah bagimu kalau kaututupi ketelanjanganmu dan menyingkir dari lantai-penebah cinta.

Memasuki dunia tanpa musim tempat kaudapat tertawa, tapi tak seluruh gelak tawamu, dan menangis, tapi tak sehabis semua airmatamu.

Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri dan tiada mengambil apa pun kecuali dari dirinya sendiri.
Cinta tiada memiliki, pun tiada ingin dimiliki; Karena cinta telah cukup bagi cinta.

Pabila kau mencintai kau takkan berkata, “Tuhan ada di dalam hatiku,” tapi sebaliknya, “Aku berada di dalam hati Tuhan”.

Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta, sebab cinta, pabila dia menilaimu memang pantas, mengarahkan jalanmu.

Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya. Namun pabila kau mencintai dan terpaksa memiliki berbagai keinginan, biarlah ini menjadi aneka keinginanmu: Meluluhkan diri dan mengalir bagaikan kali, yang menyanyikan melodinya bagai sang malam.

Mengenali penderitaan dari kelembutan yang begitu jauh.
Merasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tenung cinta;
Dan meneteskan darah dengan ikhlas dan gembira.
Terjaga di kala fajar dengan hati seringan awan dan mensyukuri hari haru penuh cahaya kasih;

Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap;Kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur;

Dan lalu tertidur dengan doa bagi kekasih di dalam hatimu dan sebuah gita puji pada bibirmu.

Sumber : http://zainurie.wordpress.com/2007/02/20/cinta-dan-persahabatan/

Seorang wanita bertanya pada seorang pria tentang cinta dan harapan

Wanita berkata ingin menjadi bunga terindah di dunia
Dan pria berkata ingin menjadi matahari.
Wanita tidak mengerti kenapa pria ingin jadi matahari,
bukan kupu kupu atau kumbang yang bisa terus menemani bunga…

Wanita berkata ingin menjadi rembulan
dan pria berkata ingin tetap menjadi matahari.
Wanita semakin bingung karena matahari dan bulan tidak bisa bertemu,
tetapi pria ingin tetap jadi matahari….

Wanita berkata ingin menjadi Phoenix…
yang bisa terbang ke langit jauh di atas matahari,
dan pria berkata ia akan selalu menjadi matahari….

Wanita tersenyum pahit dan kecewa.
Wanita sudah berubah tiga kali…
namun pria tetap keras kepala ingin jadi matahari,
tanpa mau ikut berubah bersama wanita.
Maka wanita pun pergi dan tak pernah lagi kembali
tanpa pernah tahu alasan kenapa pria tetap menjadi matahari….

Pria merenung sendiri dan menatap matahari
Saat wanita jadi bunga, pria ingin menjadi matahari
agar bunga dapat terus hidup
Matahari akan memberikan semua sinarnya untuk bunga
agar ia tumbuh, berkembang.. .
dan terus hidup sebagai bunga yang cantik.
Walau matahari tahu ia hanya dapat memandang dari jauh
dan pada akhirnya kupu kupu yang akan menari bersama bunga.
Ini disebut KASIH….. yaitu memberi tanpa pamrih

Saat wanita jadi bulan,
pria tetap menjadi matahari….
agar bulan dapat terus bersinar indah dan dikagumi.
Cahaya bulan yang indah hanyalah pantulan cahaya matahari,
tetapi saat semua makhluk mengagumi bulan,
siapakah yang ingat kepada matahari?

Matahari rela memberikan cahayanya untuk bulan
walaupun ia sendiri tidak bisa menikmati cahaya bulan…
dilupakan jasanya dan kehilangan kemuliaannya
sebagai pemberi cahaya
agar bulan mendapatkan kemuliaan tersebut….
Ini disebut dengan PENGORBANAN
menyakitkan namun sangat layak untuk cinta.

Saat wanita jadi phoenix yang dapat terbang tinggi,
jauh ke langit bahkan di atas matahari…
Pria tetap selalu jadi matahari
agar phoenix bebas untuk pergi kapan pun ia mau
dan matahari tidak akan mencegahnya

Matahari rela melepaskan phoenix untuk pergi jauh,
namun matahari akan selalu menyimpan
cinta yang membara di dalam hatinya hanya untuk phoenix
Matahari selalu ada untuk phoenix kapan pun ia mau kembali
walau phoenix tidak selalu ada untuk matahari

Tidak akan ada makhluk lain selain phoenix
yang bisa masuk ke dalam matahari dan mendapatkan cintanya….
Ini disebut dengan KESETIAAN
walaupun ditinggal pergi dan dikhianati,
namun tetap menanti dan mau memaafkan

Untuk para wanita…..
Siapakah Matahari yang ada di dalam kehidupanmu?
Bila engkau sudah menemukan dan melihat Matahari dalam kehidupanmu. ..
Pergi, lihat dan jangan pernah meninggalkannya.

Sumber : http://zer0beat.wordpress.com/2008/01/22/hello-world/

Saat Kau Jatuh Cinta,Itu hanya Kegilaan Sesaat
Muncul Seperti gempa dan setelah itu kau harus buat keputusan,
Karena Itulah Cinta…

Cinta bukan kesenangan dan nafsu,
Cinta adalah apa yang tersisa saat api cinta telah padam,
kedengarannya tak menarik, Tapi ” Ya “,

Kebaikan, Perhatian dan Kasih sayang
akan menjadi kenangan yang takkan terlupakan Selamanya…

Jadi janganlah kau Terburu-buru Mencintai seseorang oleh karena
Keindahan tubuh atau fisiknya saja, Tapi Lihatlah ketulusan Hatinya,
Karena Hati lah yang lebih mulia untuk merasakan pahit dan manisnya Cinta

Sumber : http://tutorialkuliah.blogspot.com/2009/05/puisi-untuk-orang-jatuh-cinta.html

Manusia suka bersangka-sangka, ada yang berprasangka baik
ada juga sangkaan buruk.

Orang rajin beribadah disangka riya’, Orang yang istirahat disangka malas,
Orang yang pakai baju baru disangka pamer, Orang yang pakai baju jelek disangka merendah.
Orang makan banyak disangka rakus, Orang makan sedikit disangka diet..
Orang seyum disangka mengejek, Orang yang masam disangka ngambek
Orang cantik menawan disangka pakai susuk, Orang nampak ceria disangka sombong..
Orang mengingatkan dan menasehati disangka mengumpat, Orang diam disangka introfet. ………
Orang pake jilbab disangka ketombean…. Botak…. Rambut jelek….. huff…..
Orang melaksanakan perintah Allah SWT disangka aneh, tapi untuk yang meninggalkan syare’at dibilang moderen ….

Siapa tahu yang diam itu karena berdzikir kepada Allah SWT
Siapa tahu yang senyum itu karena bersedekah
Siapa tahu yang masam itu karena mengenangkan dosa
Siapa tahu yang menawan itu karena bersih hati fikirannya
Siapa tahu yang ceria itu karena rajin dan cerdasnya..

Sumber : http://ahmadyasserm.multiply.com/journal/item/15

Tahun ini merupakan tahun terindah,
Bulan ini merupakan bulan kebahagiaan,

Satu hadiah kali ini;
Tak berupa wujud yang dapat di pegang
Tak berupa wujud yang dapat di lihat

Satu hadiah kali ini;
Adalah jalan menuju kebahagiaan,
Adalah kebahagiaan yang hakiki..

Dengan kesabaran, keikhlasan serta pasrah apa yang telah ditentukan,
Insya Allah kebahagiaan itu akan datang tanpa diduga, bahkan telah tersedia di syurga kelak

Sikap yang paling baik akan muncul ketika ia di timpa musibah, karena ia akan menjadikan sabar
sebagai senjata menghadapi musibah tersebut dan akan memberikan inspirasi untuk selalu berharap
agar musibah itu segera berakhir. Dan karena kesabarannya, ia seperti melihat jalan keluar
dan pertolongan itu berada di depan matanya. Tahukah? hal ini terjadi lantaran tawakal dan prasangka
baiknya kepada Allah. Ketika orang telah sampai pada tingkatan ini, Allah pasti akan memberikan
semua yang di butuhkan, menghilangkan semua yang menyulitkan dan mengabulkan semua permintaannya.
Dan, ia selamat bersama agama, kehormatan dan kepribadiannya.

Ujian adalah program latihan dari Allah yang ditetapkan kepada mahluk-Nya dan latihan Allah akan membukakan
hati, pendengaran dan penglihatan.

Dalam ujian itu ada penghapusan dosa, ada peringatan agar tidak lalai, ada tawaran untuk mendapatkan pahala
dengan cara bersabar, ada saat untuk mengingat nikmat dan ada harapan untuk menerima ganjaran. Dalam pandangan
Allah dan qadha’-Nya semua adalah baik.

Bulan ini umur kami berkurang satu:
“Sering kali kami menzalimi diri sendiri dan tidak ada yang mampu mengampuni selain Engkau. kiranya ampuni
kami dengan ampunan yang ada di sisi-Mu.Beri kami rahmat, karena sesungguhnya Engkau maha Pengampun lagi
Maha Penyayang. kiranya kami di tepatkan dalam langkah dengan memohon ilham dengan petunjuk dan meminta
perlindungan dari keburukan kami sendiri.

Berilah kami ketegaran dalam setiap perkara, kegigihan dalam petunjuk, keinginan hati untuk mensyukuri
segala nikmat dari-Mu dan untuk menyembah-Mu dengan baik.

Kami mohonkan segala hati yang bersih dan lisan yang jujur. Kami memohon untuk kebaikan yang Engkau ketahui
dan kami berlindung dari kejahatan yang Engkau ketahui. dan kamipun meminta ampunan dari apa yang Engkau ketahui,
sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui yang gaib.

Bantulah kami untuk mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu dan memperbaiki kualitas ibadah kepada-Mu.
Sesungguhnya Engkau sangat mencintai ampunan maka ampunilah kami.”

“Semoga kami ini selalu di beri kekuatan, kesabaran, keikhlasan  dan ridha dijalan-Mu”


“Berbahagialah di bulan ini, tentunya bulan yang harus kami cintai,bulan yang penuh makna dan mulia”

untuk temanku yang berulang tahun di Bulan September

Penulis : Ina Dwiana Kartaatmadja

Sumber : http://inadwiana.wordpress.com/2009/09/01/satu-hadiah-kali-ini/

Kemarin aku bergaya tak sengaja
Menolehkan kata pada kertas yang tergeletak di meja
Ku tuliskan demi bait kata ungkapkan rasa

Demikian kah aku demikian
Menguraikan kalimat dengan apa yang ku cinta
Untuk semua alam semesta?

Demikian kah aku demikian
Kiranya aku bersyukur masih menikmatinya
Menatap dan merasakannya..

Penulis :

Sumber : http://inadwiana.wordpress.com/2009/11/15/aku-demikian/

Renungkanlah.

Siapa yang tau sampai kapan kita hidup?!
Siapa yang tau berapa lama lagi kita harus menebus semua dosa?!
Siapa yang tau takdir apa yang akan terjadi pada kita?!
Siapa yang tau setelah mati kita akan ditempatkan dimana, surga atau neraka?!

Siapa yang tau apa yang akan terjadi besok?!
Apa kita masih dapat berjalan seperti hari ini
Apa kita masih bisa membaca seperti saat ini
Kegembiraan yang kita rasakan dapat langsung berubah hanya dalam satu kedipan
Seberapa besar kuasa manusia tuk melawan kata ”kun”
Hanya dengan 0.005 detik atau bahkan kurang dari itu semua dapat terjadi
Harta, nyawa dan segalanya menjadi tak berarti dan kan lenyap tanpa kompromi
Apa yang dapat diperbuat manusia?!
Membayangkan saja tak sanggup

Apa kamu punya ”tabungan” untuk menghadapinya?!
Siapkanlah imanmu mulai dari sekarang

Sumber : http://www.indoquran.com/puisi-terbaru/puisi-renungan-ketakutan-manusia-2.html

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.