Puisi Maaf


Malam ini aku egois!
Malam ini aku muak pada diri sendiri!
Ya, MUAK!
Aku muak pada diriku sendiri!

Karena malam ini aku tlah jadi orang lain
Karena malam ini aku tidak jadi diriku sendiri
Karena malam ini aku jadi asing bagi diriku sendiri
Karena malam ini aku jadi asing bagimu, sahabatku

Maafkan daku sahabat
Aku tlah menuntutmu terlalu banyak
Maafkan daku sahabat
Aku tlah memaksamu mengertiku

Itu hakmu, sahabat
Kamu tak salah apa-apa
Aku yang terlalu egois
Ya! EGOIS!!!

Forgive me my friend
I do care about you
I just don’t wanna loose you
Like I loose others

Sumber : http://ciput.multiply.com/journal/item/180/Puisi_Refleksi_Maafkan_Aku_Sudah_Egois_Malam_Ini

Hanya diam,
saat hati tak mampu lagi menahan…….
saat marah membuncah,
saat semuanya berganti dengan amarah,sesal, kecewa dan sakit hati…

Saat semuanya harus berakhir,
saat hati tak mampu lagi menahan,
sakit, kecewa hanya itu yang dirasa…

Cukup kesabaran, cukup tuk menahan, cukup tuk bertahan…diam…
ketika amarah tak mampu lagi diungkapkan…

Langkah terhenti,
saat merasa tersakiti,
saat merasa terlalu sakit…

Coba redamkan,
ikhlas, dan relakan jadi kenangan,
semuanya…

Penulis : Rizky Anggreini

Sumber : http://www.bangfad.com/sastra/saat.html

kucoba ungkapkan via puisi
apa yang ada dihati
bukan mencoba tuk menjadi pengecut
tapi lebih berharga dari pada menuntut

berjalan di sejuknya pagi
bersama bidadari
tapi hati tak bisa memungkiri
bukan berarti tak menghargai

maafkan aku..
begitu cintanya
tujuh tahun menanti
mungkin menjadi rahasia
tapi itu yang kutahu

bukan tak ada cinta lain
tapi seperti derasnya air yang mengalir
semua bertolak seakan ada suatu yang membendung
apakah aku yang tidak tahu diri??

ingin rasanya menyambut dia
tapi seakan bukan hati yang berbicara
aku tak tahu harus bagaimana
jujur hati yang kupunya

dengan berat hati kuungkapkan
hati marah yang kukira
lapang hati dia menerima
tak kusangka begitu bijaksana

Sumber : http://www.bangfad.com/sastra/maafkan.html

tawa itu hadir…..
senyum itu ada dalam hariku….
kini hilang..
telah musnah semuanya….
bersama kepergianku…darimu….

cinta ini selalu ada….
setia ini akan ada….
bersama kepergianku..
darimu…..

luka ini…
air mata ini…
penyesalan ini…
kan kubawa bersama kepergianku

maapkan aku…
akan kesetiaan ini
akan cinta ini
akan pengertian ini…
akan pengabdian ini
kepadamu…..

maapkan karena keterbatasanku..
karena ketidak sempurnaanku…
maap jika aku pengecut…
karena keterbatasan ini….
hati ini telah terluka (lagi)
terima kasih untuk lukaku
terima kasih buat air mata ini

penyesalan yang teramat sakit
mungkin benar…
semua ini salahku…
karena mencintaimu
karena aku tak pantas untuk dicintai….

pergilah jika dirimu menginginkan…
terbanglah bebas…
kepakkan sayapmu…
karena dirimu telah bebas

jangan pernah ingat luka ini lagi
semuanya terlalu sakit untuk di kenang
jadikan aku kenangan burukmu..

bunuhlah aku dari hidupmu…
seperti dirimu membunuhku…
seperti saat ini….

aku menyesal…
karena ternyata..
semuanya hanya mimpi…

seharusnya aku sadar
seharusnya aku tau diri
tak seharusnya aku mencintaimu
sedalam ini…

lakukan apa yang ingin kau lakukan
aku tak akan mengganggumu lagi…
bersama kepergianku…
dari semuanya…..

hati ini rapuh….
jiwa ini telah mati
karena dirimu….

entah mahkluk apa dirimu…
karena seperti batu
tak punya hati…
tak punya perasaan…

cukup luka ini sampai disini
apa artinya diri ini
tanpa harga diri

semoga dirimu puas…
telah buatku mati karena
kebohonganmu….

aku salah menilaimu..
kukira dirimu sayang..
cinta kepadaku
ingin menjagaku…
tak buatku nangis lagi…

ternyata janji itu……
hanya bisa aku dengar ditelingaku
hanya bisa aku simpan dalam memoriku
janji kini tinggallah janji…

kini aku percaya….
kini aku yakin….
dirimu bukan yang terbaik untukku
ataupun sebaliknya….

sudah cukup semua ini aku lalui(lagi)
aq sudah tidak kuat…
jiwaku rapuh
jiwaku mati….

semoga dapat yang terbaik
yang bisa menerima apa adanya
dirimu……..

maap atas keterbatasanku
dalam menyintaimu..
mungkin kesendirian akan lebih baik…
untukku……juga dirimu….

aku ingin senyumku kembali
seperti dulu…..
entah luka ini sampai kapan
aku menyimpannya

maapkan atas cinta ini
maapkan atas keterbatasan ini
maapkan atas ketidakk sempurnaanku
maapkan…….
dengan kepergianku…
semoga dirimu puas…
dan luka ini..akan terpatri
semoga dirimu tenang tanpaku..
bahagia tanpa diriku
disampingmu……
SELAMANYA…..!!!!

Sumber : http://diningrat.wordpress.com/2007/09/25/maaf-atas-cintaku/

Dulu memang tidak sama
sekarang memang beda
indah bisa jadi putih
tapi indah juga bisa hitam
hitamku sekarang karna putih
dulu yang bagiku indah
bukan menyesal tapi bukan
juga senang
dadaku yang paling dalam
mengatakan putih adalah
hidupku dan putih akan
menjadi istighfarku

Penulis : DeeN arEMa

Sumber : http://www.bangfad.com/sastra/istighfar.html

Kini hatiku marasa resah dan serba salah,
Ketika ku tinggalkan dia tanpa rasa bersalah,
Aku sendiri pun bingung mau berbuat apa?
Untuk mendapatkan sebuah maaf darinya.

Ya ALLAH,
Kenapa rasa rinduku begitu besar kepadanya?,
Ya ALLAH,
Kenapa rasa sayangku semakin dalam?,

Apakah ini kasih sayang yang suci?,
Apakah ini sebuah cinta sejati?,
Ku tak dapat berbuat apa apa,
Demi menerima sebuah maaf darinya.

Sumber : http://www.kikil.org/forum/Thread-puisi-maaf

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.