I know It will not the same, The day, The words flied and stoped the dream we Has built.. Forgive Me…

Biarkan aku menyapa mu di setiap tarikan nafasku
Agar aku merasa begitu dekat dengan hatimu
Walaupun terpisah oleh kilometer waktu
Diiringi bait dan lirik lagu yang selalu setia menemani detik dan menit hariku

Seperti nafas kita yang bergemuruh disaat itu
Beradu dengan deru ombak dan angin pantai di kala rembulan dan sinarnya menembus dasar lautan

Memang cintamu seperti candu yang terlafaz dalam bait lagu Tompi, Sedari Dulu
Kau adalah belahan jiwa dan ku tahu itu sayang sedari dulu
Hati tak kan berpaling darimu
Tapi raga memang tak termiliki serta begitu jauh

Hitam putih akan menadi hiasan di dinding rumah dengan atap harapan baru
Tapi jiwa ku serta album kenangan biru tentang hati merah jambu akan tetap abadi dan mengkristal di satu dinding kalbu dengan atap masa lalu

Selama aku mampu
Aku akan menjadi penjaga hatimu
Dan senantiasa tersenyum pada bahagia yang berlabuh nanti padamu
Belahan jiwa ku.***

Sumber : http://www.ubb.ac.id/oasis/index.php?id_oasis=puisi&&nomorurut_oasis=29%20&&%20judul_oasis=Sedari%20Dulu%20-%20Puisi%20Curahan%20Hati