Dia datang.
Lalu menyayat hati ini.
Dengan pisau yang dibawanya.
Betapa perihnya hati ini.
Kau datang hanya untuk menyakitiku.
Akankah kau mengerti aku?

Kau pergi bersamanya.
Tanpa memperdulikan aku disini.
Kau hancurkan aku hanya untuk bersamanya.
Tanpa kau mengerti perasaanku.

Aku berlari.
Berlari.. dan terus berlari..
Mencari kebahagiaan sejati.
Akankah bisa kudapatkan?

Aku selalu berharap.
Berharap.. dan berharap..
Kau ada disini menemaniku.
Hingga akhir nafas dihidupku.

Tetapi semuanya taakan mungkin.
Dia ada disisimu sekarang.
Dan untuk selamanya.
Harapku yang pernah ada.
Kini sirna hanya karnanya.

Sumber : http://puisi27-cerpen.blogspot.com/2009/10/dia-datang.html