Saat rasa haus menyapa ku, ku tengadahkan kepala
Bisakah ku penuhi rasa haus ku dengan air hujan ini?
Ragu ku pun kini tersirat di hati ku akan kesucian cinta ini
Cinta ini…..murnikah???? atau hanya……
Itu yang membuat ku terdiam selalu…..
Kasih….mafkan aku

Ah!!! Suara gemuruh angin dan petir itu
Membuyarkan segala Tanya dalam pikiran ku
Menyadarkan, kini ku telah membeku
Dan ku kan tenggelam dalam genangan air
Yang turun dari sudut mata ku
Dan langit kelabu…..

Maukah menolong ku….???
Angkat aku dengan tali biru cinta mu…
Hangatkanku dengan perhatian tulus mu…

Sumber : http://tutorialkuliah.blogspot.com/2009/05/puisi-keraguan.html