SEBENARNYA AKU RAGU
MEMANGGILMU KEKASIH…
SEBAB JEMARIKU MASIH MERABA-RABA
PETA YAG KAU BERI.

DAN AKU BELUM TAHU
DIKOTA APA KAU TINGGAL…
PADAHAL TELAH BANYAK
JALAN DAN KOTA KUHAFAL.

TAPI KAU MEMINTAKU
UNTUK TERUS MENCARI…

MENGAPA TAK KAU KATAKAN SAJA
DIMANA KAU BERDIRI?

AGAR AKU TAHU PASTI
BAHWA KAU INGIN AKU DISINI…
MENANTI MUSIM BERGANTI!

Sumber : http://www.bloggaul.com/morningstar/readblog/1231/keraguan-sebuah-puisi-untuk-yang-terkasih