begitu jauh langkah kaki
menapak liku hidup penuh duri
diujung jalan tak bertepi
tertatih-tatih meraih mimpi

air mata derita
dihunjam berbagai dilema
telah membawa diri lupa PADANYA
lupa…keberadaNYA
lupa….segala yang kita punya
adalah kuasaNYA

tersadar bila sudah terlanjur
teringat bila sudah hancur
akan tersenyum bangga
bila masih diatas segalanya
akan busungkan dada bila berkuasa

lupa…. semua hanya sementara
lupa….semua adalah kuasaNYA

Penulis : TRI ULAN TAIPEI CITY

Sumber : http://www.bangfad.com/sastra/lupa.html