Lelaki itu memanggilku Cinta
Tatkala ia menebusnya dengan bulir-bulir keringatnya
Tatkala ia genggam jemari dan mengucapkan sumpahnya

Lelaki itu memanggilku Cinta
Tatkala ia usir sepiku dengan peluk hangat dan cintanya
Ia mencintaiku dengan tetesan keringatnya
Dengan diam tak berkeluh

Lelaki itu memanggilku Cinta
Tatkala dadanya terbuka untuk sandaranku
Tatkala nasehat tajamnya membangunkanku
Tatkala ia membebaskanku
Dengan mencintai telanjang dan rapuhku

Lelakiku …
Lelah, letih dan sepimu
Sebuah puisi sendu untukku
Perih sungguh mendengar desahmu
Ingin kuhapus peluhmu
Pecahkan diammu, pancing gelakmu
Isi sepimu, gelakkan tawamu
Rengkuh bibirmu, kembangkan senyummu

Lelakiku …
Aku pun memanggilmu Cinta
Yang menghidupkan gairahku
Yang menegakkan raga dan jiwaku

Cinta …
Terima kasih untuk cintamu
Seberkas cahaya penyejuk jiwa …
Saat kau memanggilku Cinta
Saat kau tawarkan surga, Wahai Sang Jawaban Doa

Happy Anniversary, My Love
I Love You

your wife

Sumber : http://bootdir.wordpress.com/2008/10/16/first-anniversary/