Dalam suka mulut tertawa
Dalam duka mata berkaca
Dalam kaku pikir terpaku
Dalam waktu langkah satu-satu

Ada batu semangat tak mati kutu
Ada lubang jati diri tak hilang
Terseok-seok menyusur jalan berkelok-kelok
Jatuh bangun namun tetap tekun

Demi masa depan
Demi kesejahteraan
Demi kebahagiaan

Demi Tuhan, teruslah berjuang

Sumber : http://oktavita.com/puisi-valentine.htm