Puisi Keluhan


Dengar keluhanku,…
Duhai….bayanganku
Tentang menyebalkannya hidupku

Aku menunggu
Tunggu akhir kegilaanku…
Payah sungguh kini ku selalu
Paksakan keadaanku

Selayaknya…biarkanlah
Aku jalani sendiri
Jalan-jalan itu
Sempit atau luas
Biarkanku…

Kan ku cari arti semua itu
Menerima segala akibat
Tahan penyakit dalam diri sndiri

Keluhku…
Coba tegarkanku……

Sumber : http://id.kemudian.com/node/239471

Merenung ke luar jendela..
memandang jauh ke atas langit..
melakar bayangan kehidupan ini
mencuba mencari kesimpulan arah tuju hidup ini..

Luas langit biru di hadapanku,
senyuman terukir di bibirku,
senyuman tanpa makna dan ku cari kenapa,
kenapa mesti tersenyum meski hati bercelaru…

Ingin ku lupa segala masalah yang menghantui..
ku senyum, ke pejam mata dan ku senym lagi…
ku buka telinga mendengar
hati ini berkata..

“huhhhh……”

Keluhan yang tak pernah putus..
sekadar ingin menghilangkan beban masalah..
namun ia tetap ada….

Wahai hati…
semoga engkau tabah
bersama ku.

Penulis : Emeldah

Sumber : http://myartfruits.blogspot.com/2010/01/puisi-resah-gelisah.html

Aku datang seru matahari tersenyum
ku sambut senyumnya “terimakasih”
di detik berikutnya
tersirat resah di wajahnya
duhai pangeranku ada apa gerangan tanyaku.
Aku takut
muram ia menjawab
bukankah kau cukup gagah
mengapa takut?
apakah aku diinginkan pagi ini
oh,aku menunggumu setiap pagi
itu dirimu,yang lain tidak
lihat dan amatilah
petani bergegas saat kau muncul
anak sekolah sibuk saat semburatmu tiba
dan lihat daun itu
mekar berseri
saat sinarmu menerpa dan menyinarinya
Tidak,itu hanya untuk sesaat
mereka akan membenci ku
mereka akan meminta hujan
saat energiku
ku kerahkan untuk mereka
ini tidak adil!
Pangeran perkasa ku
pandangi aku
dan perayalah padaku
kehidupan tak berarti tanpa mu
kehidupan sempurna dengan hadirmu
dan kau akan selalu ku nanti
sepanjang hidupku

Sumber : http://sukainternet.com/archive/4/1177760900/KELUHAN-SANG-RAJA

Termenung daku keseorangan

Mengenangkan setiap peristiwa yang terjadi

Menimpa diri namun ku tetap mampu berdiri

Usah di tangisi merana diri sendiri

Resah gelisah bermain di fikiran..

Keluhan….

Tiada maknanya lagi.

Namun aku tempuhi dengan hati yang tabah..

Sabar atas segala keluhan resah ini..

Resah tiada maknanya lagi..

Aku layari bahtera kehidupan ini..

Tanpa keluhan resah di hati..

Bermohon pada Ilahi ketenangan jiwa ini..

Bersendirian tanpa keluhan di hati…

Menghiasi indah kehidupan di kemudian hari..

Tiada sesalan dalam diri ini..

Tiada maknanya cinta tanpa kasih dan sayang..

Cinta tanpa keluhan resah di hati..

Kasih abadi tiada gusarkan diri..

Andai aku masih lagi utuh di situ……

Sumber : http://mirnariyanna-aimabatrisya.blogspot.com/2009/07/keluhan-resah.html

Keluhan ini,
kubuang segala resah..
yang terpendam dalam..
Ah..!

Penulis : N.Faizal

Sumber : http://teratakpuisi.blogspot.com/2009/04/keluhan.html

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.